Sidak di Dapur Umum Pengungsi Banjir Jakarta

Presiden SBY berkunjung ke dapur umum pengungsi untuk memastikan stok makanan tercukupi.

Judul Berita 2

Keterangan foto isi berita 2.

Judul Berita 3

Keterangan foto isi berita 3.

Judul Berita 4

Keterangan foto isi berita 4.

Judul Berita 5

Keterangan foto isi berita 5.

KOTA TARAKAN "BAIS"


Kota Tarakan berdasarkan cerita rakyat berasal dari bahasa Tidung kuno yakni dari kata Tarak dan Ngakan, dalam bahasa Tidung Tarak mempunyai arti bertemu sedangkan Ngakanberarti Makan. Kata ngakan merupakan indikasi bahwa para nelayan dulu sering berisitirahat dan makan dipulau ini, yang menjadi tempat pertemuan para nelayan disekitar pulau ini seperti dari daerah Salim batu, tana lia, Pulau bunyu, Sesayap, Sembakung dan lain lain. Tarakan juga sebagai tempat bermuaranya tiga sungai besar diutara Kalimantan Timur seperti sungai Sesayap/Malinau, Sungai Kayan, dan Sungai Sembakung.
Tarakan juga disebut dengan istilah Tengkayu yang dari bahasa Tidungnya berarti daerah yang dikelilingi oleh laut atau Pesisir.

Pulau seluas 241,5 KM yang sebagian besar masih merupakan hutan lindung terutama dipesisir pantai wilayah selatan. Kondisi ini merupakan panorama alam yang indah antara hutan lindung, bukit, hutan konservasi, kelong nelayan, perkebunan, pantai dan peninggalan sejarah berupa tugu jepang dan tugu ostrali.

Menurut sejarah Tarakan pernah menjadi lokasi pertempuran sengit perang dunia ke 2 antara tentara jepang dengan tentara australia. Sebanyak 235 tentara australia tewas pada pertempuran itu. Di kota Tarakan masih terdapat banyak tugu peringatan tentara australia di lokasi yang sekarang menjadi sebuah kompleks militer. Tugu peringatan ini dibangun untuk mengenang tentara australia yang tewas dalam upaya membebaskan Tarakan dari pendudukan jepang. Dilokasi lainnya terdapat kuburan tentara jepang yang berada dibekas bunker jepang dikawasan perbukitan .
pada perang dunia ke 2, Tarakan 2 kali menjadi medan perang.
1) 11-12 januari 1942 jepang (Major General Shizuo Sakaguchi) dengan pasukan sebanyak ±6600, menyerang tarakan yang mana mengakibatkan seluruh pasukan australi(knil) yang berjumlah ±1300 tewas, baik dalam perang maupun dibunuh saat menyerah.
2) 1 May-19 Juni 1945 sekutu (Brigadier David Whitehead) menyerang Tarakan kembali dan aksi ini mengakibatkan ±251 dari 15.532 tentara sekutu tewas, sedangkan jepang 1540 tewas dan 252 ditawan

Obyek wisata di kota Tarakan antara lain Pantai Amal yang berjarak 11 KM dari pusat kota. Pantai ini memiliki panorama nyiur melambai dengan pemandangan yang cukup indah dan letaknya di kecamatan Tarakan Timur. Setiap dua taon sekali di Pantai Amal ini akan diselenggarakan Pesta Adat Tidung yakni "IRAW TENGKAYU".

Bila Anda berkunjung ke Tarakan, beberapa objek wisata budaya dan sejarah dalam kota Tarakan, pantas dikunjungi. Jarak antara satu objek dengan lainnya pun tidak terlalu jauh, sehingga tidak banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk perjalanan. Objek-objek itu antara lain:

Tangsi Rumah Atap Lengkung
Rumah atap lengkung terdapat di kawasan perumahan Kampong Baru, tepatnya di Jl Danau Jempang, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Tangsi ini dibangun pada 1945 oleh tentara sekutu Australia setelah merebut Tarakan dari kekuasaan Jepang. Bangunan ini dijadikan tempat tinggal tentara Australia sambil menunggu penarikan ke negaranya. Juga termasuk peninggalan sejarah lainnya, seperti perumahan staf BPM, klenteng, masjid, dan lain-lain.

Bunker
Terdapat 10 bunker di Kota Tarakan yang terletak di Juawata Laut dan Peningki Lama, Karungan Kecamatan Tarakan Timur. Pembuatan bunker tersebut pada kurun 1936-1939. Bentuk dan gaya bangunan yang dikhususkan untuk sarana pertahanan perang, mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

Pos Pengintai
Terdapat kesamaan antara Pos Pengintai dan Bunker yakni adanya ruangan yang berada di bawah permukaan tanah sebagai tempat persembunyian, namun tidak berupa lorong atau rongga. Sebagian besar bangunan tertanam dalam tanah dan yang tampak di permukaan hanya bagian atas sekaligus penutup. Lokasinya tepat di sebelah timur Hangar Mission Avation Fellowship ( MAF) di Kawasan Bandara Udara Juwata.

Meriam Kuno Trengganuk
Meriam ini merupakan meriam peninggalan Raja Tarakan, AP Jamalul Kiram, terletak di Jl Sumatera (Depan Wisma Patra). Meriam peninggalan Perang Dunia II di Juwata Laut dan Peningki Lama Karungan.

Monumen Australia
Monumen Australia terletak di Jl Pulau Kalimantan, tepat di sebelah barat Lapangan Tenis Kompleks KODIM 0907. Tiang peringatan ini menandai pintu masuk ke pemakaman perang Tarakan yang asli. Inilah tempat dimakamkannya 225 serdadu Australia dari Brigade ke-26 Divisi ke-9 Tentara Kerajaan ke-2 Australia yang gugur di pertempuran pembebasan Tarakan dari pendudukan Jepang pada tanggal 1 Mei 1945 s/d 15 Agustus 1945.

Wisata Ziarah (Makam Keramat)
Makam keramat ini merupakan penamaan terhadap kompleks makam di daerah hulu utara Sungai Pamusian. Yang dimakamkan merupakan warga keturunan arab yang datang dari Filipina Selatan lalu menetap di Tarakan. Dua tokoh yang dimakamkan bernama Syeh Muhammad Idrus dan Syeh Al-Marjak, diyakini sebagian warga Tarakan sebagai pemuka Agama Islam di daerah ini dan kuburnya dikeramatkan.

Tugu Perabuan Jepang
Tugu Perabuan Jepang terletak di Jl Imam Bonjol. Tugu ini merupakan tempat upacara abu jenazah bagi orang-orang Jepang yang meninggal akibat Perang Dunia II. Terdapat tulisan kanji di bagian depan sisi kiri tugu. Kedatangan awal orang-orang Jepang di Tarakan adalah sebagai pedagang. Rute yang mereka pakai kemudian dijadikan rute ekspansi tentara Jepang ke ke Indonesia timur lewat Tarakan.
Wisata Pertambangan
Tangki minyak peninggalan BPM umumnya telah dibongkar karena sudah rusak akibat pemboman pada Perang Dunia II. Tangki yang tersisa hanya satu buah, lokasinya di Jl Kusuma Bangsa. Saat ini masih difungsikan oleh PT Expan atau sekarang berubah nama menjadi PT Medco E&D.


Oleh-oleh Tarakan
Berkunjung ke Tarakan, jangan lupa dengan kepiting kenari bakarnya. Di The Bais Cafe and Restoran, ini menjadi menu spesial. Kepiting berukuran sekitar 20 sentimeter yang dipotong kecil-kecil, disajikan dengan tempayan dan api masih menyala di atasnya. Beberapa saat, api mulai padam dan kepiting bakar siap disantap, dengan saus kacang ala Tarakan.

Satu porsi kepiting bakar bisa disantap oleh tujuh sampai delapan orang. Konon bumbu kepiting bakar itu diracik dari rempah Borneo, yang menjadi 'sihir' agar wisatawan kembali lagi ke Tarakan.

Tarakan yang getol mendorong berdirinya Provinsi Kalimantan Timur bagian Utara itu juga amat kaya dengan oleh-oleh dari bahan ikan laut. Ada ikan ikan asin, udang, cumi-cumi yang semuanya sudah dikeringkan dan dikemas dalam bungkus plastik yang rapi dan higienis.

Oleh-oleh ikan asin itu merupakan hasil tangkapan dari laut Tarakan, diolah dan dikemas di Tarakan. Menurut Mustofa Joehanes, staf Bappeda Tarakan, Pemkot Tarakan terus melakukan pembinaan terhadap masyarakat untuk mengolah hasil lautnya menjadi oleh-oleh bermutu tinggi dan upaya itu sudah membuahkan hasil. "Semua oleh-oleh dari bahan ikan laut yang ada di Tarakan adalah produksi Tarakan," kata dia.

Untuk menjumpai penjual oleh-oleh ikan asin di Tarakan sangat mudah, bisa di pasar swalayan atau toko khusus yang menjual oleh-oleh. Tapi di tempat itu, harganya lebih mahal dibandingkan dengan harga di pasar-pasar tradisional.


Pasir Putih Pulau Derawan
Pulau Derawan bukan termasuk wilayah Kota Tarakan, melainkan berada di wilayah Kabupaten Berau. Tapi, dari segi kemudahan transportasi ke sana, dari Tarakanlah yang paling mudah menempuhnya. Melihat peluang itu, Pemkot Tarakan ikut memasarkan Derawan, guna memberi nilai tambah bagi pariwisata Tarakan.

Mengapa pelaku pariwisata Tarakan harus menjual Derawan, yang letaknya 133 kilometer dari Tarakan dan harus ditempuh dengan perjalanan laut menggunakan speedboat selama 2,5-3 jam? Derawan memang elok, pasirnya putih, lembut, pantainya bersih, airnya jernih, udaranya nyaris tak berpolusi. Hampir setiap waktu penyu hijau (Chelonia mydas) berseliweran di tepi pantai, dia jinak dan kerap dipeluki oleh anak-anak dan pelancong yang ke sana.

Karang laut Derawan sebagian rusak terkena jangkar speedboat yang membawa wisatawan, tapi masih sangat menakjubkan dan menyenangkan bagi yang suka menyelam ataupun diving. Almarhum Soeharto di masa hidupnya senang berkunjung ke Derawan untuk memancing. Ikan di sekitar laut Derawan besar-besar, jenisnya pun termasuk ikan yang bermutu, seperti kerapu. Berwisata ke Derawan menjadi semakin lengkap jika memesan ikan bakar untuk santap malam.

Derawan bisa ditempuh dari Tarakan menggunakan speedboat dengan ongkos per orang sekitar Rp500 ribu. Menurut Aris Rusdianto, nakhoda dan pemilik speedboat Rezeki Baru, hanya orang-orang tertentu yang datang ke Derawan dan tamu yang biasanya dia antar ke Derawan adalah para peneliti lingkungan hidup atau wisatawan yang sengaja datang untuk menyepi. "Paling hanya setiap akhir pekan dan mereka paling lama menginap selama dua malam," kata Aris yang hanya melayani penumpang carteran.

Walaupun merupakan pulau kecil dan berada jauh di tengah lautan, namun fasilitas wisata di Derawan cukup memadai. Di sana ada sejumlah kafe, sejumlah cottages, serta sejumlah rumah penduduk yang "disulap" menjadi penginapan. Tarif fasilitas akomodasi ini bervariasi, mulai Rp 75 ribu per malam hingga Rp 250 ribu.

Frost/Nixon


Jika acara talkshow televisi ibarat ring tinju, maka harus ada yang menang dan kalah. Dan ini yang terjadi dalam talkshow Frost vs Nixon.

Terbongkarnya penyadapan telepon di kubu Partai Demokrat, yang dikenal dengan sebutan Skandal Watergate, membuat Richard Nixon (Frank Langella) resmi mengundurkan diri dari jabatan sebagai Presiden AS.Di tengah perdebatan antara perlunya Nixon minta maaf kepada rakyat Amerika, di saat itu pula pembawaa acara talkshow asal Inggris, David Frost (Michael Sheen), justru ingin mengajukan wawancara eksklusif bersama Nixon untuk ditayangkan di televisi.

Tawaran wawancara dari Frost disambut baik oleh kubu Nixon. Reputasi Frost selama ini sebagai presenter ganteng yang mengawali karir sebagai pelawak, flamboyan, mengelola acara non-politik, dianggap akan mengembalikan citra positif Nixon dalam sebuah sesi tanya-jawab ringan.

Melalui film sepanjang 1 jam 51 menit ini, penonton bisa mengetahui tentang dunia pertelevisian. Kejadian berlangsung pada tahun 1977 ternyata “rating” sudah menjadi tolok ukur sementara “iklan” bagai “infus” sebuah acara.

Frost pada awalnya kelimpungan mencari sumber dana untuk membiayai ongkos produksi rekaman. Menurut Frost, tayangan wawancara Nixon pasca pengunduran dirinya bakal menarik rating tinggi dengan asumsi sekitar 400 juta penonton di seluruh dunia akan menyaksikan tayangan tersebut.

Namun kenyataan yang ditemui di lapangan ternyata salah. Image negatif di masyarakat dan kontroversi yang melekat membuat sosok Nixon (dianggap) tak bakal mengundang penonton.

Frost mengalami berbagai penolakan. Sejumlah stasiun berita enggan membeli ataupun mendanai. Konsep acara ini dinilai tak punya nilai jual. Simak pula salah seorang petinggi stasiun televisi di AS menolak Frost dengan kalimat, “Maaf, tapi peraturan kami tidak membayar sebuah wawancara berita.”

Memang, Nixon memperoleh bayaran untuk wawancara tersebut.

Kemudian kita simak pada paruh awal film, bagaiamana Frost mempersiapkan acara dibantu produser dan periset untuk mempersiapkan sejumlah pertanyaan dan menggali informasi.

Sedari awal kita disadarkan pada sosok Nixon yang keras berhati baja, sebagai negarawan kaya pengalaman tampil penuh percaya diri dan menguasai sesi wawancara. Sedangkan Frost yang berkemauan kuat tampil bak petinju hijau yang sempat kelimpungan terkena jab-jab Nixon.

Sesi wawancara ini berlangsung 4 kali. Dimana syuting selama tiga hari berturut-turut, lalu terhenti karena perayaan Paskah. Selama jeda syuting, Frost yang dalam rangkaian sebelumnya seolah bakal tampil sebagai pecundang, mengumpulkan bahan bersama timnya.

Dengan amunisi yang lebih tajam pada sesi terakhir, melalui bekal investigasi ke perpustakaan pengadilan federal, Frost melontarkan pernyataan kunci bahwa dia mewakili pikiran di benak hampir seluruh masyarakat AS, apakah mantan Presiden menyesal atas Skandal Watergate.

Gotcha! Caption bagus ketika kamera televisi menyorot wajah Nixon secara closeup, di sesi terakhir wawancara.

Usai menjawab pertanyaan tampak wajah Nixon yang murung. Mata menerawang menyiratkan seseorang yang sedang flash back kembali ke masa lalu, mengurutkan rangkaian peristiwa hingga dia mengambil satu keputusan yang mungkin akan menghasilkan keluaran berbeda jika langkah lain yang dia ambil.

Sebuah keputusan telah diambil oleh Nixon, termasuk mengeluarkan apa yang selama ini dia pendam dalam benaknya. Nixon telah Knock Out (KO).

Anda tiba-tiba melihat sosok Nixon yang semula bagai petinju tegar, haus kemenangan, berubah menjadi orang yang perlu dikasihani. Kita sebagai penonton pun sempat bertanya, sebenarnya apa tujuan tayangan televisi yang mencecar sebuah pengakuan kesalahan dari seorang tua yang sudah terbuang dari puncak karir politiknya?

Walhasil Nixon bagai mantan peraih gelar tinju kelas dunia, yang ngotot kembali ke arena ring, untuk kemudian menyadari bahwa dirinya sudah tamat justru ketika sudah di atas kanvas ring.

Rating tayangan ini dianggap tersukses sebagai sebuah talkshow, Frost menjadi pemenang di arena ini.

Film ini memang diangkat dari kisah nyata. Sebelumnya kita ketahui film All the President’s Men (1976), yang dibintangi oleh Dustin Hoffman dan Robert Redford mengangkat cerita nyata tentang dua wartawan The Washington Post, Bob Woodword dan Carl Bernstein membongkar skandal Watergate yang melibatkan Presiden AS, Richard Nixon di era 1970-an.

Dalam film ini penonton disuguhkan teknik jurnalisme investigasi dua wartawan media cetak mengendus keterlibatan Nixon dalam penyadapan, termasuk teknik penelusuran menggunakan narasumber anonim bersandi “Deep Throat”.

Sehingga Film Frost/Nixon seolah melengkapi cerita berlatar dunia jurnalistik dengan fokus pasca terbongkarnya kasus itu dengan membidik tokoh yang hingga meninggalnya pada 1994 akibat stroke tetap meninggalkan silang pendapat tentang keterlibatannya dalam skandal Watergate.

“All the President Men” maupun “Frost/Nixon” merupakan dua buah film menarik yang menyuguhkan dunia jurnalistik, baik tentang kegigihan penggalian berita versus tohokan kamera.
Pemain : Michael Sheen, Frank Langella
Sutradara : Ron Howard
(2008)

"THE SECRET"


Manusia diseluruh dunia bekerja dengan satu kekuatan, satu aturan/hukum yaitu “KETERTARIKAN”
The secret adalah ilmu tentang gaya tarik
Hukum gaya tarik “Sesuatu yang sama akan menarik sesuatu yang sama pula”


Jika anda dapat melihatnya dengan fikiran anda, maka anda dapat memegang dengan tangan anda.PIKIRAN, MENJADI, KENYATAAN
Otak memiliki banyak frekwensi, jika anda membayangkan terus menerus (berulang-ulang) berarti secara konsisten memancarkan gelombang yang sama. Pikiran yang selalu memancarkan signal magnet tersebut, akan menarik hal-hal yang anda inginkan.

KESALAHAN, kebanyakan orang selalu memikirkan apa yang tidak mereka inginkan, dan mereka heran kenapa yang tidak diinginkan selalu menimpa mereka.

Hukum gaya tarik tidak memperdulikan apakah sesuatu itu BAIK atau BURUK. Kalau kita merasakan sesuatu negatif justru semakin banyak yang terjadi, demikian pula sebaliknya.

Jika kita melihat sesuatu yang kita inginkan dan kita mengatakan ”ya”, berarti kita sedang memancarkan signal pikiran tersebut, dan hukum ”gaya tarik” akan menanggapi signal pikiran tersebut, dan mewujudkan untuk kita. Pada saat anda melihat sesuatu yang tidak anda inginkan, anda berteriak ”tidak”, anda sebenarnya tidak menolaknya menjauh, sebaliknya anda sedang mengaktifkan setiap pemikiran ttg hal yang tidak anda inginkan, dan hukum gaya tarik juga akan memberikan hal-hal yang tidak anda inginkan tersebut.

Hukum gaya tarik tetap berlaku meskipun kita percaya atau tidak, memahami atau tidak.

Kami akan memberikan apa saja yang anda katakan dan anda perhatikan. Mengeluh dalam keadaan susah, justru akan menambah banyak kesusahan. PUSATKAN/UBAH PIKIRAN PADA HAL-HAL YANG KITA INGINKAN.

Pikiran paling menguasai pada saat anda dalam keadaan sadar memikirkan hal tersebut, baik difikirkan secara sadar maupun tidak.

BUKTI: Saat anda melihat orang yang selalu mengeluh sakit, dia pasti selalu dalam keadaan sakit, saat anda melihat orang yang selalu berbicara tentang kemakmuran, dia pasti hidup makmur.

Ada hubungan dengan anda sebagai magnet, menarik pikiran orang, menarik orang-orang, menarik kejadian, menarik gaya hidup, semua yang anda dapatkan karena hukum gaya tarik ini.

Fisika Quantum: Anda tidak mungkin memiliki alam semesta yang tak masuk diakal. Sebenarnya akal-lah yang membentuk semua hal yang ada.

Dua hal yng perlu difahami:
Sudah terbukti secara ilmiah, bahwa pikiran positif ratusan kali lebih hebat daripada pikiran negatif.
Anda hidup disuatu kenyataan yang mempunyai ”waktu tunda”. Tidak mungkin sesuatu tiba-tiba langsung terjadi.

Para pemimpin jaman dulu yang mengetahui rahasia ini, ingin mempertahankan kekuasaanya dan tidak mau membagi kekuasaanya, maka mereka tidak ingin orang lain mengetahui rahasia ini.

Manusia hidup dialam semesta yang tunduk terhadap banyak aturan, misalnya grafitasi, anda akan jatuh kebawah tidak peduli apakah anda orang baik atau jahat.

Memantau semua pikiran tentu merepotkan, awalnya memang sulit, tetapi itu awalnya.

Pemikiran menimbulkan perasaan, perasaan yang paling hebat yang kita punya


Hadiah dari the secret
Dipersembahkan untuk seseorang yang sangat special

The secret untuk anda

Hari ini adalah awal dari kehidupan baru saya

Saya siap menghadapi hari ini
Segala sesuatu yang baik akan datang padaku hari ini
Saya bersyukur bahwa saya hidup
Saya melihat keindahan di sekeliling saya
Saya hidup dengan kesabaran dan harapan
Saya menyempatkan waktu untuk tertawa dan bercanda
Saya bangun, berenergy dan hidup
Saya focus dengan segala sesuatu yang baik dalam hidup
Saya berterimakasih untuk semuanya
Saya dalam kedamaian dan menyatu dengan segalanya
Saya merasakan cinta, kebahagiaan dan kesejahteraan
Saya bebas sebagai diri saya sendiri
Saya sebagai manusia sempurna
Saya sempurna dalam kehidupan
Saya bersyukur menjadi diri saya
Hari ini adalah hari terbaik dalam kehidupan saya

BANGSA KASIHAN


Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya, memakan roti dari gandum yang tidak dituainya, dan meminum anggur yang tidak diperasnya.
Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan, dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.


Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun.
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara, kecuali sedang berjalan diatas kuburan, tidak sesumbar kecuali di runtuhkan, dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya, sudah berada di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala, falsafahnya karung nasi, dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.


Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya, dengan terompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan terompet lagi


Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu, menghitung tahun-tahun berlalu, dan orang kuatnya masih dalam gendongan


Kasihan bangsa yang terpecah-belah, dan masing-masing menganggap dirinya sebagai satu bangsa.(KAHLIL)

SETUJUKAH ANDA DENGAN " TENAGA KONTRAK"?


Tenaga kerja kontrak (outsourcing) bukan lagi hal yang asing bagi banyak perusahaan. Bahkan dewasa ini, para perusahaan memilih meng-outsource posisi-posisi yang memiliki kecenderungan turn over yang tinggi, misalnya saja para direct sales, para pekerja di call center atau para tenaga admin.Di satu sisi manajemen menganggap posisi-posisi tersebut memiliki turn over yang tinggi, sedangkan dari sisi si karyawan kontrak, mereka memiliki kecenderungan untuk selalu mencari pekerjaan lain dimana mereka dapat menjadi pegawai tetap. Mengapa demikian? Mari kita membahasnya dari kedua sisi tersebut.

Perusaahaan Lebih Memilih Mempekerjakan Tenaga Kontrak
Kecenderungan untuk memilih tenaga kontrak dapat terjadi ketika perusahaan merasa dengan mempekerjakan outsourcing maka perusahaan dapat menghindari adanya suatu keterikatan yang dapat membuat pihak manajemen mengeluarkan biaya yang bertambah sehubungan dengan masa kerja karyawan dan hak-hak sebagai karyawan tetap. Misalnya dalah hal kenaikan gaji per tahun, adanya jaminan kesehatan, adanya tunjangan hari tua, dan sebagainya.

Untuk mempertahankan tenaga kerja kontraknya kadang perusahaan melakukan trik-trik sehingga tidak menyalahi peratuan ketenagakerjaan yang ada. Undang-undang No. 13 tahun 2003, pasal 59 ayat 4 berbunyi, “Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.” Dengan kata lain hanya dapat diperpanjang satu kali dengan total masa kerja maksimum 3 tahun. Untuk itu perusahaan sering kali mnsiasati dengan mempekerjakan tenaga kerja kontrak kemudian memperpanjang kontrak tersebut 1 kali, atau paling lama total kontrak adalah 3 tahun. Setelah itu tenaga kerja tersebut kembali dipekerjakan dengan berganti agent. Atau dengan adanya “pemutihan” atau masa tunggu satu bulan sehingga si tenaga kontrak tersebut dapat direkrut lagi.

Tenaga Kerja Kontrak Tetap Berusaha Mencari Kesempatan Menjadi Karyawan Tetap
Nilai negatif yang dirasakan oleh tenaga kerja kontrak adalah bahwa mereka sering kali mendapatkan perlakuan seolah-olah mereka adalah warga kelas dua. Mengapa dikatakan seperti itu? Dalam tanggung jawab pekerjaan, mereka bisa saja mendapatkan kepercayaan yang sama, tetapi dalam sisi remunerasi dasar mereka sering kali mendapatkan yang lebih rendah. Juga sering kali mereka tidak diikutsertakan dalam program-program yang ada seperti program training dan pengembangan ataupun rogram-program rekreasi ataupun program-program kegiatan lainnya. Apalagi perusahaan outsourcing tersebut mengenakan fee yang cukup tinggi, maka pihak perusahaan akan lebih memperhitungkan terhadap semua biaya yang kemudian akan ditimbulkan dengan mempekerjakan tenaga kontrak tersebut.

Tanpa disadari hal ini pun akan berdampak pada produktivitas kerja dari si tenaga kontrak. Oleh karena mereka selalu mencari kesempatn untuk dapat bekerja di perusahaan yang lain sebagai tenaga tetap otomatis ini membuat konsentrasi kerja mereka pun terganggu. Selain itu mereka pun menjadi kurang mengambil tanggung jawab sebagai bagian dari perusahaan dengan menganggap bahwa mereka bukanlah bagian yang penting dari perusahaan.

PERLUKAH MENUMERASI TENAGA KONTRAK?
Inilah saatnya para perusahaan outsorcing mulai memikirkan untuk mengembangkan tenaga kerja yang mereka miliki sehingga menjadi tenaga kerja kontrak dapat menjadi pilihan para pekerja.

Dapat diterapkan dan dipertimbangkan bahwa perusahaan outsourcing dapat menerapkan sistem appraisal, reward dan punishment kepada karyawan kontrak mereka, Hal ini pasti akan berdampak kepada produktivitas kerja mereka. Dalam hal ini pastilah perusahaan outsourcing dapat mengatur kesepakatan dengan perusahaan si pemberi kerja. Selain itu perusahaan outsourcing mulai membuat paket renumerasi yang menarik di mana adanya nilai gaji pokok yang sesuai dengan posisi serta kemampuan yang ada, adanya jaminan kesehatan, jamsostek bahkan jaminan hari tua. Adanya THR dan bonus bahkan pemberian tunjangan-tunjangan lainnya.

Apabila perusahaan outsourching dapat menerapkan paket renumerasi yang menguntungkan, maka tidak dapat disangkal akan banyak tenaga kerja yang kelak akan memilih menjadi tenaga kerja kontrak. Mengapa? Sebab mereka akan memiliki keleluasaan dalam mengatur sistem kerja mereka. Pada saat mereka telah mendapatkan tabungan yang cukuop, misalkan, dan mereka ingin berlibur panjang, maka saat masa kontrak mereka habis maka mereka dapat berlibur tanpa harus terbentur masalah cuti. Di sisi yang lain, mereka tidak akan takut kehilangan pekerjaan sehabis masa berlibur mereka oleh karena mereka yakin bahwa tenaga mereka dibutuhkan oleh banyak pemberi kerja. Dari sisi kemampuan, para tenaga kerja kontrak pun tidak akan ragu-ragu untuk mengembangkkan diri mereka sendiri sehingga mereka menjadi tenaga kerja profesional yang kemudian akan dicari banyak perusahaan.

Apabila para perusahaan outsourcing memiliki sistem remunerasi yang baik, sistem-sistem pengembangan yang baik, maka akan banyak tenaga kerja ahli maupun tenaga kerja profesional yang akan memilih menjadi tenaga kerja kontrak.

KATA SANG PAKAR
Dalam UU no 13 Pasal 59 disebutkan syarat kontrak kerja atau yang pada peraturan disebut sebagai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebagai berikut: Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu:
a. Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya
b. Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 tahun
c. Pekerjaan yang bersifat musiman
d. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
e. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.

Jika perusahaan mengikuti aturan tersebut sebagaimana mestinya berarti tidak akan ada kasus status kontrak menjadi tetap, karena pekerjaan tersebut paling lama hanya 3 tahun dan setelah 3 tahun kontrak kerja berakhir. Tidak disebutkan lagi lanjutannya. Perlu diingat bahwa kontrak kerja bukanlah jenjang untuk menjadi karyawan tetap.

"Jika perusahaan melakukan kontrak kerja untuk pekerjaan yang bersifat tetap sehingga tidak memenuhi ketentuan pada UU no.13 pasal 59 tersebut, maka PKWT berubah menjadi PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) atau dengan kata lain karyawan kontrak menjadi karyawan tetap, terhitung sejak adanya hubungan kerja

Dalam kasus dimana ada karyawan yang dikontrak kontrak untuk pekerjaan yang bersifat sementara, lalu perusahaan melihat kinerja ybs bagus dan perusahaan akan mempekerjakan ybs untuk pekerjaan yang bersifat tetap, yang tentu berbeda dengan jenis pekerjaan saat kontrak, maka terjadilah hubungan kerja baru dengan PKWTT yang dapat mensyaratkan adanya masa percobaan paling lama 3 bulan, dan masa kerja terhitung sejak adanya PKWTT.
Detail pelaksanaan PKWT dapat dilihat pada Kepmen 100 tahun 2004" (sumber:portalhr.com)

Bekerja adalah ibadah dan teruslah para saudaraku yang saat ini sedang mengabdikan diri sebagai tenaga harian lepas, marilah kita bekerja dengan sebaik-baiknya jangan lupa berdoa dan berikhtiar agar suatu saat Allah.SWT mendengarkan doa-doa kita untuk dapat merubah nasib para tenaga harian lepas kedepan, semoga Negara Indonesia yang kami cintai ini dapat terus maju dan berkembang, sehingga dengan penuh harapan kami tenaga harian lepas suatu saat dibutuhkan untuk menjadi karyawan tetap.
Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika didalam penulisan ada kesalahan dan tidak benar karena kehilafan saya dalam menulis, dan untuk para pembaca / rekan – rekan tenaga harian lepas ( THL ) silahkan tinggalkan pesan dan kesan kalian dengan sopan dan santun, dengan tidak meninggalkan spam dan sara, terima kasih